Mencoba Open Office
Open Office adalah aplikasi office yang mencakup pengolah kata, spread sheet dan presentasi yang tidak kalah dibandingkan yang biasa kita pakai (Microsoft Office). Seperti namanya, Open Office adalah aplikasi yang gratis, para pengguna dapat memperoleh secara gratis dengan mengunduhnya melalui www.openoffice.org. Untuk OpenOffice 3.0 program file kurang lebih sebesar 146 Mb.
Awalnya Open Office ini terkenal di kalangan pengguna sistem operasi Linux. Bahkan ada salah seorang blogger (saya lupa lagi alamatnya) punya semboyan : “ Apapun sistem operasinya Open Office adalah aplikasi yang digunakannya untuk keperluan kantoran “ ( sang penulis menggunakan sistem operasi MacOS dan Linux ……jadi mirip iklan salah satu minuman he2 ). Open Office sampai sejauh ini mendukung sistem operasi Microsoft Windows, Mac ataupun Linux.
Selain aplikasi ini gratis, Open Office memberikan “paket” aplikasi yang komplit. Dengan Open Office kita bisa melakukan aktifitas pengolahan kata, pengolah gambar, spread sheet, data base, presentasi. Sangat lengkap untuk sebuah aplikasi yang gratis bahkan bisa bersaing dengan aplikasi sejenis yang berbayar. Open Office mendukung format .doc, .odt dan format pengolah kata lainnya seperti .rtf, .txt, .pdb (format untuk device Palm OS), .psw. Bahkan Open Office menyediakan fitur untuk langsung mengkonversi tulisan menjadi format .pdf. Dari segi tampilan memiliki kemiripan dengan aplikasi Microsoft Office yang sudah lebih familiar digunakan, sehingga untuk pengguna awal kelihatannya tidak akan menemukan kesulitan dalam mencari fitur-fitur yang biasa digunakan.
Memang untuk aplikasi ini ada isu mengenai proses booting yang lama, tapi pada versi terbaru 3.0 kekurangan ini sudah diperbaiki. Saat saya mencoba menggunakan Open Office, proses booting berlangsung yang cukup cepat. Bagi yang sudah lama terbiasa menggunakan aplikasi Microsoft Office, mencoba aplikasi Open Office cukup menarik dan memberikan pengalaman menggunakan aplikasi jenis baru. Apalagi sekarang software illegal menjadi isu yang cukup santer di ekspos. Siapa tahu ternyata Open Office mampu memenuhi kebutuhan aplikasi kantoran secara tepat. Karena ternyata banyak aplikasi-aplikasi komputer yang gratis/ open source dengan kualitas yang mantap, tidak kalah dengan aplikasi berbayar.
Selamat ber-open source ria

Recent Comments