wagenugraha

Archive for October, 2009

Cara mudah update blog wordpress setiap saat

In Experience on October 23, 2009 at 10:47 am

Dengan berkembangnya teknologi komunikasi dengan perangkat bergerak maka cara untuk mengupdate blog pun menjadi bervariasi. Tidak haruis melalui Desktop PC ataupun Notebook dan Netbook. Bahkan dengan hand phone apalagi “smartphone” ada beberapa cara mudah untuk selalu update blog.

Bayangkan jika kita seorang jurnalis media digital atau blogger profesional, maka tuntutan untuk dapat mengupdate blog atau web dengan informasi yang fresh adalah tuntutan. Dengan piranti bergerak (smart phone) kita dapat mudah mengakses dan mengupdate blog. Termasuk blog worrdpress.

Cara pertama (yang saya tahu) adalah melalui email. Kita dapat mensetting blog wordpress kita agar aktif alamat email yang dapat kita kiimkan postingan-postingan. Email tersebut memiliki account .wordprress.com serta spesifik untuk setiap blog. Selanjutnya dengan had phone kita bisa mengupdate postingan blog, dengan mengirimkan tulisan ke email spesifik wordpress kita. Cukup mudah bukan ?.

Cara kedua dengan mengupdate blog melalui mini browser yang dapat diinstall dalam hand phne kita. Bagi saya pribadi brrowser opera mini atau bolt, cukup nyaman untuk dapat mengakses dan mengupdate blog.

Cara ketiga, sayangnya hanya bisa digunakan oleh para pemakai hand set Blackberry-RIM, dengan memasang aplikasi wordpress mobile untuk blackberry. Dengan aplikasi itu kita bisa mengatur blog hampir semudah menggunakan komputer, termasuk update dan edit postingan blog. Silakan dapat mengunjungi www.wordpress.com/download.

Pertarungan seru di pasar “Smart Phone”

In Experience on October 19, 2009 at 11:14 am

Sebagai pengamat dan penyuka gadget amatir seru juga mengamati perkembangan dan pertarungan seru di pasaran phone cell terutama pasar smart phone. Berbagai vendor ramai-ramai terjun kedalam pasar yang di nilai berrgengsi dan menjanjikan ini. Harga yang di tawarkan pun mulai beragam mulai dari harga yang cukup ekonomis, sampai harga yang fantastis.

Kecenderungan para pengguna internet yang lebih banyak mengakses internet via perangkat mobile plus maraknya situs jejaring sosial dan teknologi web 2.0 turut mendongkrak daya tarik penggunaan “smart phone”.

Istilah smart phone biasanya ditujukan untuk hand set yang memiliki sistem operasi mobile, entah itu Palm, Windows Mobile, Symbian, Apple, RIM ataupun pendatang baru Android. Dengan adanya sistem operasi yang terpasang dalam handset tersebut menjadikan handset tsb memiliki kemampuan yang lebih menyerupai “komputer mobile”. Dapat melakukan fungsi lebih dari sekedar alat komunikasi. Umumnya smart phone memiliki kemampuan untuk akses data yang dapat diandalkan, seperti e-mail, browsing. Sebagai edit dan document viewer pun biasanya sudah dapat dilakukan smart phone, sehingga bisa mendukung aktifitas para pekerja karena bisa menggunakan peralatan phonecell nya untuk bekerja. Nilai tambahan lainnya smart phone dapat dipasang beragam aplikasi yang diperlukan para pengguna, sesuai dengan template sistem operasinya.

Nokia, Sony Ericsson telah lama dikenal sebagai vendor smartphone yang cukup dikenal, umumnya menggunakan sistem operasi Symbian. Naiknya pamor smart phone Blackberry prduksi Research in Motion (RiIM) serta masuknya iPhone buatan Apple, ternyata mampu merubah peta pasaran smartphone.

Walaupun mungkin dari segi kuantitas smartphone dengan OS Symbian masih memiliki kuantitas penyerapan pasar yang lebih besar, kehadiran Apple iPhone dan RIM Blackberry mampu mendefinisikan ulang fungsi dan kemampuan Smartphone. iPhone dengan teknologi layar sentuh “kontemporer” mampu memberikan rasa baru menggunakan sebuah smartphone. Tampilan grafis dan layar yang memukau didukung beragam aplikasi menarik menjadi daya tarilk menggunakan iPhone. Dan jangan lupa citra “keren” yang dimiliki setiap produk besutan Apple juga menular ke iPhone ini. Sehingga secara target konsumen iPhone kelihatannya tidak ditujukan untuk mass consumen tapi lebih menyasar segmen menengah ke atas dengan harga yang ditawarkan relatif lebih mahal.

Blackberry…siapa yang tidak kenal merek gadget yang fenomenal ini di Indonesia. Seiring dengan menjamurnya situs-situs jejaring sosial citra merek Blackberry pun terdongkrak. Awalnya lebih dikenal dengan perangakat komunikasi dan data bagi kalangan korporat, dengan fitur push email dan Blackberry service, smartphone ini mulai menyasar kalangan konsumen. Desain yang lebih modis, promosi tidak langsung dari para pesohor yang menggunakan Blackberry seperti Barack Obama turut mengungkit citra Blackberry sebagai suatu icon gaya hidup tidak hanya sebatas perangkat komunikasi dan bekerja. Hasilnya beberapa tahun ini Blackberry di Indonesia laku keras bak kacang goreng.

Google pun ternyata tertarik untuk bermain di pasar Smartphone. Google Android OS adalah sistem operasi untuk perangkat mobile berbasis open source. Kemampuan Google Android ini masih perlu pembuktian karena usia yang masih “hijau”. Tapi ternyata walaupun new comer para vendor smartphone sudah cukup banyak yang mengadopsi Google Android sebagai basis OS smartphone mereka. HTC, LG, Samsung, Motorola adalah vendor yang sudah melepas smartphone berbasis Google Android.

Sampai mana perkembangan teknologi di pasar smartphone? Kita amati saja yang jelas dengan ketatnya kompetisi para konsumen dapat diuntungkan. Harga smartphone kemungkinan akan menurun dengan kemampuan yang lebih mumpuni.

Kita lihat saja perkembangan-perkembangan berikutnya dari teknologi mobile.

(Tulisan ini diposting dengan menggunakan smartphone “jadul” ^_^ )

“Passionate”

In Experience on October 19, 2009 at 4:25 am

Diawal pendirian Google tahun 1998-1999 duo pendiri Google, Sergey Brin dan Larry Page tidak pernah memimpikan akan membangun perusahaan teknologi miliaran dollar. Mereka berdua hanya bekerja keras untuk membuat “search-engine” yang lebih baik, dan mereka merasa senang dan antusias dalam membangun Google dari garasi rumah. Semangat dan rasa antusias duo pendiri ini seakan menjadi “DNA” perusahaan sampai sekarang. Dengan moto Don’t be Evil mereka dan Google bertekad bekerja dengan penuh passion untuk menghasilkan teknologi2 yang memudahkan para pengguna. Uniknya teknologi produk Google umumnya gratis. Mereka berpikir jika produk mereka bagus dan disukai orang-orang, maka keuntungan akan datang mengikuti. Dan selama ini Google telah bertransformasi tidak hanya sebagai raksasa mesin pencari tapi juga menjadi perusahaan internet yang unggul. Gmail, Google News, Google Earth, Google Map, Picassa adalah salah satu produk Google yang berhasil.

Room to Read, sebuah organisasi nirlaba yang membangun perpustakaan, sekolah serta menyediakan beasiswa bagi siswa-siswi negara miskin, dibangun oleh John Wood, mantan eksekutif Microsoft Corporation (baca memoar: Leaving Microsoft to Change The World). John Wood memutuskan banting setir, hengkang dari Micrsoft saat karir di Microsoftnya sedang bersinar, beralih menjadi CEO proyek nirlaba yang jauh dari gelimang harta dan popularitas. Dalam memoarnya Wood menuliskan “orientasi hidup saya telah berubah, pekerjaan di Microsoft tidak membuat saya menjadi bersemangat, proyek kecil mengirimkan buku-buku ke Nepal jauh lebih membuat saya merasa antusias”.

Ada sebuah kisah tentang dua orang tukang batu yang sedang membuat mesjid; saat ditanya tentang apa pekerjaannya, tukang batu pertama mengatakan : “Saya sedang memecahkan batu dan menyusunnya agar jadi bangunan”. Sedangkan tukang batu yang kedua menjawab: “Saya sedang bekerja ikut membangun sebuah mesjid, yang nantinya akan menjadi tempat beribadah masyarakat negeri ini”.Dari tiga cerita diatas mungkin pesan moral yang dapat diambil adalah “passionate”, semangat dan rasa antusias merupakan, salah satu modal untuk dapat menghasilkan pekerjaan “besar” yang menghasilkan manfaat bagi banyak orang. Semangat dan antusias dalam beraktifitas dalam semua bidang akan mengeluarkan potensi terbaik masing-masing orang. Walaupun mungkin perlu energi dan proses untuk membangun, membangkitkan serta menjaga “passionate” agar tetap membara.

Selamat beraktifitas dengan penuh semangat dan antusias. Beraktifitas dan bekerja untuk memberikan kebaikan dan kemaslahatan bagi semua, tidak hanya sebatas pencapaian materi.