Menggunakan PDA Palm m505
Dua minggu lebih saya mendapatkan pinjaman gadget “klasik”, sebuah PDA (Pocket Digital Assistant) dengan sistem operasi lawas, Palm versi 4.0. Perangkat PDA biasa juga disebut sebagai Hand held computer (komputer genggam) karena memang saat tujuan pembuatannya ditujukan untuk fungsi komputasi dasar. PDA yang dipinjamkan adalah sebuah PDA Palm m505. Sebetulnya saya pernah juga menggunakan PDA lawas ini sampai akhirnya raib di jalanan
. Setelah sedikit nostalgia dengan gadget lawas ini jadi terbetik ingin menulis cerita atau review singkat mengenai PDA palm m505, walaupun mungkin sudah jarang orang yang pakai. Mungkin jumlah pemakai PDA tidak sebanyak pengguna phone cell. Awalnya PDA didesain untuk pengganti organizer kertas; mencatat alamat, nomor telepon, kalender, to do list, jam dan semacamnya. PDA Palm m505 adalah gadget “super jadul” , diluncurkan ke pasaran sekitar tahun 2001, tapi jika dioptimalkan hanya dengan 16 MB memori internal (ada tambahan slot buat memori eksternal) kita dapat melakukan cukup banyak hal. Mulai dari kerjaan sampai hiburan.
Dimulai dengan “otak” yang ditanamkan ke dalam PDA ini, diotaki dengan prosesor Dragon Ball 33 MHz (koq sama kayak manga dan anime Dragon Ballz ya ?? ), touchscreen dengan layar warna reolusi rendah (160×160) , sistem operasi Palm OS Ver 4.0, konekstifitas irda & kabel Palm-Usb, terdapat slot untuk eksternal memori (MMC atau SD Card).
Dengan spesifikasi hardware dan software yang “primitif” untuk ukuran sekarang ternyata tidak menjadikan Palm m505 kehilangan karakter fungsi dan kelebihannya. Stabil, pemakaian yang mudah, hemat energi listrik, hemat memori program merupakan karakteristik gadget-gadget yang “diisi” dengan sistem operasi Palm. Ternyata dengan otak prosesor yang rendah speednya tetap bisa menjalankan program-program dengan baik dan tentunya hemat daya listrik (baterai bisa tahan sampai 5-6 hari dengan pemakaian moderat). Kelebihan lainnya dari Palm adalah karakteristik program aplikasinya yang irit memori. Dengan internal memori 16 MB dan eksternal memori MMC 256 MB, banyak program dan data yang bisa saya simpan. Mulai dari aplikasi kantoran, game, dokumen dalam bentuk .doc, .pdf, .pdb, .xls serta aplikasi utilitas yang cukup berguna. Biasanya saya gunakan Palm m505 ini sebagai “senjata” dalam meeting, baca e-book, corat-coret menulis untuk artikel, maen game. Bahkan ada suatu kejadian rekan kerja yang menggunakan Nokia Communicator E90 sempat terkagum-kagum melihat Palm m505 ini saat meeting, saat itu saya gunakan aplikasi spreadsheet, pdf dan dokumen. Disangkanya ini adalah gadget baru yang mahal seperti E90, padahal waktu itu saya dapatkan dengan harga murah dari iklan pikiran rakyat.
Beberapa aplikasi yang berguna untuk PDA Palm m505 yang masih saya ingat (bisa juga digunakan di PDA palm lainnya) :
DocToGo, aplikasi office yang mantap untuk di pasang dalam PDA palm. Berisi aplikasi office mencakup dokumen, spreadsheet, gambar dan file presentasi. DocToGo dapat disinkronisasikan dengan komputer sehingga file-file dokumen yang ada dalam komputer dengan ekstensi .doc, xls, rtf , txt dapat dimasukkan kedalam PDA untuk dibaca atau diedit (tentunya melalui sinkronisasi dengan menggunakan aplikasi Palm Desktop). Kalau dibandingkan DocToGo memiliki banyak kelebihan dibandingkan mobile words yang ada secara default dalam PDA Windows mobile.






Recent Comments