Fractal

Bekerja (kembali) dengan Linux Ubuntu

Posted in Komputer dan "gadget" by wagenugraha on October 22, 2011

image

Akhir-akhir ini suka merasa lambat bekerja dengan menggunakan note book ThinkPad saya. Padahal dari spesifikasi hardware sudah lebih dari cukup untuk mrndukung jenis pekerjaan. Apa perlu diinstall ulang kembali OSnya?

Akhirnya saat dikejar-kejar “jam tayang” tugas presentasi, saya gunakan kembali Linux Ubuntu. Luar biasa kerja note book terasa lebih cepat dan “ringan”.

Untuk aplikasi, Linux Ubuntu sudah memiliki aplikasi yang sepadan dengan sistem operasi “sejuta umat” :) . Browser bisa menggunakan Mozilla Firefox, Epiphany, untuk office bisa menggunakan Open Office atau Libre Office. Jadilah aktifitas studi literatur dan mempersiapkan bahan presentasi terasa lebih lancar.

Linux Ubuntu ini layak dicoba oleh para end-user biar memperoleh pengalaman berbeda.

Tagged with:

PDA Palm 550 (Palm Tungsten T)

Posted in Komputer dan "gadget" by wagenugraha on October 14, 2011

image

Tadi pagi habis men-charge gadget ini jadi ingin sedikit menulis tentang PDA jadul ini. Produk Palm tahun 2002 ini merupakan gadget yang cukup canggih dijamannya. Termasuk jajaran produk unggul Palm di era jayanya.

Di otaki dengan prosesor Texas Instrument dengan kecepatan 144zMHZ, PDA ini sudah memberikan kinerja cukup bagus sebagai “stand alone” PDA. Dengan sistem operasi Palm yang efisien dan hemat daya menjadikan gadget ini terasa powerful.

Palm 550 ini bekerja baik untuk digital organizer, mobile office (dengan aplikasi Document To Go atau Quick Office), e-book reader (dengan aplikasi iSilo, Mobi Reader) ataupun bermain game dan multi media.

Sayang seiring dengan perkembangan pasar perangkat digital yang sangat dinamis lambat laun keunggulan PDA ini terasa kuno, terungguli oleh Smartphone yang mulai marak. Apalagi di tahun 2011 sekarang yang merupakan era komputer tablet, PDA Stand Alone kelihatannya sudah jarang yang menggunakannya.

Termasuk nasib Palm 550 ini atau yang biasa disebut Tungsten T ini, saya gunakan sementara dengan status titipan. Ya titipan seorang kawan yang sudah menggunakan perangkat perangkat mobile dengan Android OS dan iOS :) .

Tagged with: ,

Siemens & Blackberry, old but trusty gadget

Posted in Komputer dan "gadget" by wagenugraha on September 30, 2011

image

Tagged with: ,

Blackberry 8707; jadoel tapi sudah 3G

Posted in Komputer dan "gadget" by wagenugraha on September 14, 2011

image

Seorang sahabat yang hobi mengkoleksi gadget kemarin bercerita baru dapat Smartphone Blackberry “klasik”. Waktu ditunjukkan ke saya ternyata adalah Blackberry seri 8707.

Jika dibandingkan dengan smartphone era sekarang, Blackberry 8707 terlihat sangat “jadoel”, tidak ada kamera, tidak ada memori eksternal, navigasi masih menggunakan track wheel. Tapi menurut saya 8707 memiliki kelebihan juga yaitu : desain dan material casing yang solid dan kokoh, sudah support koneksi 3G.

Fitur push e-mail dan Blackberry Instant Messaging berjalan baik dan ngebut di gadget ini. Bagi pemakai yang lebih mengutamakan fungsi email gadget lawas ini bisa dijadikan altdrnatif :) .

Tagged with:

Pengalaman Menggunakan BlackBerry 8800 aka Huron

Posted in Komputer dan "gadget" by wagenugraha on February 13, 2011

Setelah cukup lama menggunakan BlackBerry lawas seri 8700 saya memutuskan untuk mencari pengganti Blackberry tersebut. Walaupun masih berfunsi cukup baik, kekurangan tidak adanya memori ekternal di 8700 cukup menyulitkan saya, untuk menyimpan file-file attachment e-mail berupa file-file office ataupun  file pdf.

Dengan tetap mempertimbangkan faktor ekonomis :) pilihan pengganti adalah BlackBerry seri 8800, mengikuti jejak Kang Oki sahabat saya. Perbedaan antara BlackBerry 8700 dengan 8800 yang paling terlihat jelas adalah seri 8800 sudah menggunakan trackball untuk navigasi menu, serta sudah tersedianya eksternal memori untuk menyimpan data (sayangnya tidak bisa digunakan untuk menyimpan aplikasi).

Dan saat saya akhirnya memakai BlackBerry 8800 memang keyboard QWERTYnya sangat nyaman, lebih nyaman dari seri 8700 yang saya pakai sebelumnya.  Dengan OS BlackBerry versi 4.5 di BlackBerry 8800 ini,sudah lebih dari cukup untuk menjalankan fungsi Smartphone khas BlacBerry. Fitur GPS sudah terpasang  dan berfungsi cukup baik. Walaupun tidak ada fitur Wifi, browsing dengan menggunakan browser bawaan BlackBerry atau menggunakan browser lain cukup nyaman dan cepat. Spesifikasi detail mengenai BlackBerry Huron 8800 ini dapat dilihat di GSM Arena.

Gadget ini sebetulnya bukan produk baru bahkan bisa dibilang “jadoel” dan kelihatannya hanya sedikit orang yang menggunakannya, jadi bagi kebanyakan pengguna BlackBerry kurang populer. Kelebihan yang dirasakan oleh para pengguna BlackBerry seri 8800 ini adalah kestabilan OS serta kenyamanan keyboard QWERTYnya dengan susunan yang rapat, menjadikan lebih terasa solid saat mengetik.

Jadilah BlackBerry 8800 (aka Huron) ini menemani aktifitas keseharian saya untuk berkomunikasi serta mendukung pekerjaan yang berhubungan dengan email serta internet. Sangat nyaman digunakan sebagai perangkat komunikasi yang mendukung pekerjaan dan aktifitas hiburan, berselancar di dunia maya :p.

Sebagai informasi selain seri 8800, untuk keluarga seri 88xx ini juga terdapat versi 8830 yang support CDMA untuk koneksi EVDO, serta seri 8810 yang sudah memiliki fitur Wifi.

BlackBerry 8800 dan BlackBerry 8830 World Edition (CDMA supported-warna perak & merah)

BlackBerry 8800 dan BlackBerry 8830 World Edition (CDMA supported-warna perak & merah)

Tagged with: ,

Siemens ME45 di tahun 2011

Posted in Komputer dan "gadget" by wagenugraha on January 20, 2011

Gadget lawas yang satu ini memang legendaris (bagi sebagian orang yang mania Siemens). Di saat orang banyak gandrung dengan iPhone, Android Smartphone yang rata-rata menawarkan fitur “super” segala ada, saya masih menyimpan Siemens ME45 ini.

Layar hitam putih dengan fitur standar hand phone era tahun 2002. Tapi desain yang solid serta keyboard yang empuk menjadi salah satu daya tarik “gadget jadoel” ini :) .  Kelihatannya sepanjang masih berfungsi Siemens ini akan tetap menemani aktifitas keseharian saya

Hand phone Siemens ME45 ini pernah muncul di film Bourne Supremacy lho. Di film itu ada adegan Jason Bourne yang menggunakan hand phone Siemens ME45 untuk “meng-cloning”  sim card GSM lawannya.

Hemm ada yang masih menyimpan handphone “classic” (baca; jadul) ? silakan bisa berbagi cerita.

Tagged with: ,

Thinkpad, sebuah produk desain yang elegan

Posted in Experience, Komputer dan "gadget" by wagenugraha on November 1, 2010

Mungkin sering kita melihat sebuah notebook atau komputer jinjing (Laptop) dengan bentuk kotak kaku berwarna hitam dengan logo unik. Kemungkinan besar notebook tersebut adalah IBM ThinkPad (sekarang sudah berganti menjadi Lenovo Thinkpad).

Sebuah produk laptop dari IBM yang mengedepankan sisi ketangguhan serta kenyamanan dalam menggunakan komputer. Bagi yang sering menggunakan Thinkpad pasti sudah kenal betul dengan kenyamanan keyboard yang disajikan laptop jenis ini. Aktifitas mengetik terasa sangat nyaman dengan desain keyboard yang cukup empuk dan terasa pas di ujung jari-jari tangan.

Thinkpad

Dan sampai sekarang pun saya masih setia menggunakan ThinkPad :) . Padahal saat awal menggunakan ThinkPad sedikit sulit menggunakan track point pengganti mouse pad yang lazimnya ada di sebuah laptop.Tapi begitu terbiasa menggunakan trackpoint pada ThinkPad ini menjadi nyaman dan memudahkan, karena jari-jari tangan tetap diatas tombol keyboard.

Trackpoint ThinkPad

Walaupun terkesan kaku, ThinkPad ini memiliki desain yang kokoh dan terkesan solid. Banyak pengalaman para pengguna ThinkPad ini yang memberikan testimoni bagaimana bandelnya ThinkPad. Mulai yang jatuh, terinjak saat bekerja di lapangan dan pengalaman lainnya.

Tapi memang diawal ThinkPad didesain sebagai alat yang membantu produktifitas dan membidik segmen korporat. Sehingga sisi reliable dan ketangguhan menjadi salah satu sisi yang ditonjolkan dari produk ini. Banyak para perusahaan yang mempercayakan menggunakan ThinkPad sebagai alat komputasi yang mendukung aktifitas pekerjaan para pegawainya. Termasuk salah satunya para Astronot NASA.

Sejak beberapa tahun yang lalu merek ThinkPad dan desain khas ThinkPad menjadi bagian portofolio Lenovo, raksasa teknologi dari Cina. Setelah Lenovo mengakuisisi IBM divisi PC.

Ada yang bersedia berbagi pengalaman menggunakan ThinkPad ? :)

(IBM ThinkPad R40 – Lenovo ThinkPad X100e)

Tagged with:

Palm PDA; Old, Simple but (still) Powerful

Posted in Komputer dan "gadget", Teknologi by wagenugraha on October 29, 2010

Bagi yang hobi mengunakan perangkat komputer genggam (hand held) atau PDA di era awal tahun 2000 pasti masih ingat jenis PDA Palm. Sebuah perangkat komputer genggam yang memiliki penggemar cukup banyak saat itu.

Sebagai sebuah perangkat komputer genggam dengan sistem operasi Palm OS yang unik, PDA ini memiliki fungsi sebagai digital organizer, ebook reader, pengolah kata dan spreadsheet serta bisa dipasang beragam aplikasi third-party yang sangat beragam dan berguna.

Walaupun saat itu Palm banyak memproduksi PDA Stand Alone atau PDA yang betul-betul sebagai organizer tanpa memiliki kemampuan akses data tapi konsumen masih menyukai produk ini. Dengan kemampuan yang hanya sebatas PDA, Palm PDA masih bisa bertahan dari tipe-tipe PDA Phone yang memiliki sistem operasi Windows Mobile.

Fitur yang sangat unik dan terasa membantu dari PDA Palm ini adalah kemampuan PDA Palm untuk mengenali pola tulisan tangan melalui coretan stylus pada layar tulis. Pola tulisan tersebut dikenal dengan Grafitti. Tidak begitu sulit untuk mempelajarinya, begitu kita sudah terbiasa maka kita bisa menulis teks di PDA Palm secepat kita menulis di atas kertas. Cukup membantu saat mencatat hasil-hasil meeting.

Bahkan ada pengalaman menarik di suatu meeting, saya yang waktu itu menggunakan PDA Palm 500 menjadi perhatian para pengguna Nokia Communicator dengan fitur Grafiti di perangkat seukuran telapak tangan tersebut :) .

Palm Graffiti

Palm Pilot, Palm 500, Palm 505, Palm Tungsten Palm Zire, Life Drive adalah beberapa produk-produk laris dari Palm Inc. Perusahaan yang berbasis di California yang didirikan oleh Jeff Hawkins. Jeff adalah seorang technopreneur yang memiliki visi untukmenciptakan perangkat komputer genggam yang sederhana tapi sangat bermanfaat.

Sayang akhirnya Palm ini tidak bisa membuat terobosan-terobosan yang inovatif berikutnya ditengah persaingan industri komputer genggam (PDA) yang kian terkikis oleh Smart Phone. Akhirnya lambat laun Palm dan jajaran produknya makin hilang dari pasaran terlindas dominasi-dominasi Smart Phone seperti BlackBerry, Nokia di ikuti oleh dominasi iPhone Apple dan Smart Phone Android.

Memang dalam industri teknologi tinggi termasuk industri Smart Phone, Komputer Genggam life cycle produk termasuk singkat. Sehingga produsen dituntut untuk mengenali selera pasar dan membuat produk-produk yang inovatif. Sayangnya Palm mungkin agak lambat dalam merespon pasar yang sudah makin berubah.

Walaupun sempat juga Palm mengeluarkan seri Smart Phone berbasis Palm OS yaitu Palm Treo serta Palm Pre berbasis Palm Web OS, tidak mampu membalikkan posisi Palm. Sampai kabar terakhir Palm Inc dibeli oleh Hewlett Packard (HP).

Palm Handspring, Palm 505, Palm Zire, Palm Tungsten dan Palm Sony Clie (dari kiri-kanan)

Sebetulnya walaupun sudah jadul, komputer genggam Palm ini bagi saya masih terlihat menarik dan klasik :) . Sebagai pencatat note, penyusun agenda, ebook reader untuk dokumen-dokumen PDF dan MS Words PDA Palm ini masih dapat berfungsi dengan baik.

Sampai sekarang saya masih menggunakan PDA Palm Zire 72. PDA Palm yang selain memiliki standar fungsi PDA Palm juga sudah dilengkapi dengan fitur multimedia, dengan tersedianya kamera built-in serta media players ; Real Player. Beragam aplikasi pihak ketiga untuk Palm OS juga dapat di pasang sebagai tools yang cukup berguna seperti Doc To Go, Palm Reader ataupun untuk hiburan seperti game Zuma.

Palm Zire 72

 

“Keluarga” BlackBerry di ruangan ; Lintas Generasi

Posted in Komputer dan "gadget" by wagenugraha on July 14, 2010

Iseng-iseng mengambil foto beberapa Smartphone BlackBerry yang ada diruangan. Kebetulan ada beberapa rekan kerja yang baru beralih menggunakan smartphone cap “buah” buatan Research In Motion (RIM) Kanada.

Dari kiri ke kanan : BlackBerry seri 8700 (electron), Seri 8520 (Curve-Gemini), Seri Storm2 (Odin). Blackberry 8700 adalah generasi BlackBerry terjadul yang ada diruangan. Boro-boro touchscreen dan fitur Wi-Fi, untuk kamera dan Memori tambahan pun BlackBerry ini tidak memilikinya ^_^. Tapi kalau soal fitur “khas” BlackBerry-RIM berupa push e-mail dan Instant Messaging, saya pikir yang seri jadul ini tidak jauh beda dengan generasi BlackBerry yang baru, Gemini dan Odin.

BlackBerry 8700 ini memiliki desain body yang solid dan kokoh, cukup nyaman digenggam. Ukuran keyboard cukup nyaman untuk mengetik panjang dengan jempol. BlackBerry Gemini, 8520 memiliki fitur yang cukup lengkap, koneksi data dengan EDGE serta sudah mendukung WiFi. Kamera, eksternal memori serta multimedia sudah didukung oleh BlackBerry seri ini. Saya pikir ini BlackBerry yang cukup ideal disamping harganya yang lebih ekonomis dibanding BlackBerry baru lainnya. Paling kekurangannya terletak dibagian desain casing dan material yang terasa “plastik”. Bahkan dibandingkan seri jadul 8700, material 8520 terasa lebih “ringkih”. Tapi  hal ini cukup wajar mengingat sebetulnya 8520 ditujukan untuk para pemakai pemula BlackBerry yang cukup sensitif harga.

Terakhir Storm2 Odin, BlackBerry dengan layar sentuh..eh maaf bukan lebih tepat disebut sebagai “layar tekan”. Storm2 ini adalah adik dari Storm yang pertama. Storm2 ini diklaim memiliki perbaikan dari sisi interface layar yang lebih responsif dan lebih baik. Fitur koneksi nirkabel Wi-Fi sudah tertanam dalam gadget ini (Storm pertama belum mendukung koneksi data Wi-Fi).Tapi bagi saya pribadi pemakaian “layar tekan” di Storm2 ini memiliki kemiripan dengan menggunakan QWERTY thumbs keyboard konservatif khas BlackBerry.

Hem apapun BlacBerry nya yang penting tetap bisa produktif dan berkomunikasi secara mudah ^_^


Gadget, “peralatan tempur” yang digunakan

Posted in Komputer dan "gadget" by wagenugraha on June 24, 2010

Sudah lama tidak ngeblog secara konsisten di blog fractal ini. Jadi tiba-tiba ingin mempublish gadget-gadget yang saya gunakan untuk mendukung pekerjaan, komunikasi atau hobi.

Saya bukan termasuk early adopter Gadget yang hobi mengkoleksi dan ganti-ganti gadget High-End keluaran terbaru. Pada beberapa kasus saya “untungnya” masih termasuk middle user dan lebih suka gadget “klasik” jadul yang tidak umum digunakan orang ^_^.

Gadget yang masih saya gunakan sampai sekarang dari kiri ke kanan :

  • Palm Zire 72, PDA lawas berbasis Palm OS, cukup powerful untuk kegiatan catat-mencatat, menulis agenda, sedikit main game ringan dan  mengambil foto outdoor (sudah ada kamera 1,3MP). Pernah iseng survey menawarkan ke beberapa toko Gadget wah ternyata hari gini PDA saja (Stand Alone PDA) sudah kagak laku. Padahal menurut saya pribadi lumayan banyak membantu. Untuk PDA Palm ini saya paling senang interface input tulisan melalui grafitinya, khas Palm, simple elegan dan cerdas. Berhubung denger-denger Palm Inc produsen PDA ini sudah mau diakuisisi Hewlett Packard, jadinya saya koleksi satu buah produk PDA palm ini sebagai kenang-kenangan (dulu pernah pakai PDA Palm M505).
  • BlackBerry 8700, lagi-lagi gadget jadul, seneng dengan tampilan bodynya yang kokoh dan nyaman digenggaman. Pernah jatuh beberapa kali dirumah karena sering jadi mainan si bungsu Fathiya, Alhamdulillah masih berfungsi dengan baik. Tanpa kamera, tanpa eksternal memori pokoknya tipe BlackBerry yang minimalis. Tapi fungsi push e-mail khas BlackBerry, Instant Messaging, mobile browsing sangat berguna dan menurut saya dalam hal ini kinerjanya tidak begitu jauh berbeda dengan seri BlackBerry terakhir. Di tempat kerja hanya ada 4 orang yang menggunakan jenis BlackBerry ini. Dan kelihatannya BlackBerry ini masih akan tetap menemani saya terhubung online.
  • Nokia CDMA, lupa lagi serinya, very basic phone with handy design.
  • Notebook ThinkPad X100e, dengan ukuran layar 11″ notebook ini cukup  ringan, portable, teman kemana-mana untuk bekerja dan ngeblog. Setelah sebelumnya menggunakan notebook lawas, ThinkPad R40 yang cukup bongsor bikin pegel punggung kalau dibawa dalam tas. ThinkPad R40 yang dulu sudah udzur maka saya mencari notebook pengganti yang lebih ringan. Awalnya akan memilih Netbook yang banyak beredar dipasaran dengan harga, desain yang bervariasi. Sampai akhirnya pilihan jatuh ke ThinkPad X100e ini, yang sebetulnya diklaim oleh Lenovo sebagai Ultra Portable Notebook. Hampir setiap ciri khas ThinkPad ada dinotebook kompak ini. Dengan prosesor AMD dan resolusi HD, X100e merupakan mesin produkifitas yang dapat diandalkan.
  • Modem HUAWEI untuk akses internet melalui jaringan data UMTS

Dengan perangkat-perangkat ini sangat mendukung untuk aktifitas sehari-hari mulai untuk bekerja, hobi dan berkomunikasi dengan keluarga ataupun rekan-rekan.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.