Pelajaran Kreativitas dari IDEO (1)


Saat suatu perusahaan akan merancang suatu jenis produk, barang ataupun jasa seringkali mereka menggunakan jasa konsultan desain. Proses kolaborasi antara suatu perusahaan dengan konsultan tersebut merupakan suatu proses perjalanan yang kreatif, melibatkan ide-ide yang segar serta semangat kerjasama penuh antusias.

Proses desain terhadap suatu produk merupakan topik utama yang dikupas dalam buku “The Art Of Innovation”, yang ditulis seorang desainer produk di IDEO.



Mungkin kita belum sering mendengar IDEO, tidak seterkenal Microsoft atau Google. Padahal firma desain yang didirikan 37 tahun yang lalu di Palo Alto California ini sudah banyak terlibat dalam proses desain produk yang mungkin produknya sudah kita kenal bahkan pernah kita pakai. Sebut saja mouse pertama untuk komputer Apple Lisa dan Macintosh, digital organizer Palm V, Handspring, phone cell cerdas Treo, Monitor Sync Master SAMSUNG, alat pacu jantung, inkubator tempat penyimpanan ginjal, kamera kecil untuk PDA dan sederet produk barang dan jasa meliputi elektronik,kesehatan, komputer, telekomunikasi.


IDEO yang didirikan seorang desainer stanford David Kelley, pada awalnya seperti perusahaan ”main-main” jauh dari kesan dunia korporat yang kaku dan serba formal. Permainan serta suasana kerja yang ”longgar” merupakan atmosfer kerja di IDEO. Terlebih lagi IDEO merekrut pegawai dari beberapa latar belakang yang berbeda, mulai dari Seniman Patung sampai ahli elektronik.

IDEO termasuk perusahaan desain produk yang terkenal di amerika serikat serta memiliki portofolio produk yang luas dengan jumlah klien yang mencakup perusahaan-perusahaan multinasional mulai dari Apple komputer sampai P&G.

Dalam buku “The Art Of Innovation” yang merupakan buku auto biografi IDEO, mereka memiliki metodologi dasar untuk dapat melakukan aktifitas desain yang inovatif :

Memahami pasar, klien, teknologi serta kendala yang mungkin timbul dari sebuah masalah. Terkadang dalam proyek, tim IDEO melakukan pengujian terhadap kemungkinan kendala yang timbul.

Mengamati orang-orang dalam situasi kehidupan yang sebenarnya untuk menemukan alasan reaksi serta aktifitas orang-orang khususnya calon pengguna produk. Pengamatan bertujuan untuk mengetahui apa yang pengguna sukai, apa yang mereka benci, apa kebutuhan utama mereka. Intensitas serta kualitas interaksi langsung dengan pengguna membantu untuk mendapatkan informasi yang diperlukan guna merumuskan ide-ide serta solusi baru yang mampu memenuhi kebutuhan pengguna, kemampuan ”curah gagasan” dalam tim turut berperan dalam menggagas ide-ide berani nan kreatif.

Memvisualisasikan konsep baru hasil curah gagasan berdasarkan pengamatan dilapangan. Visualiasi tersebut dilakukan secara cepat, jelas. Seringkali visualisasi ide di wujudkan melalui prototipe yang sederhana bahkan bisa juga berupa gambar, rekaman video atapun simulasi komputer.

Mengevaluasi dan menyempurnakan prototipe secara berulang dan cepat. Tidak terlalu terpaku kepada prototipe pertama karena akan selalu ada perubahan. Tidak ada ide yang begitu sempurna sehingga tidak perlu diperbaiki.

Menerapkan konsep baru hasil penyempurnaan prototipe untuk komersialisasi. Tahap ini merupakan tahapan yang cukup memakan waktu lama serta secara teknis cukup menantang.

(www.IDEO.com)

“Resep” rahasia lainnya yang sangat mendukung proses innováis hádala kerjasama serta semangat tim. IDEO mampu membentuk atmosfer kerja yang menstimulasi “passionate” tim untuk dapat melakukan berbagai cara agar dapat menciptakan solusi yang tepat terhadap kendala desain produk.

Tim IDEO yang memiliki keanekaragaman keahlian sumber daya manusia, mulai dari pakar interaksi manusia, psikolog sampai insinyur mekanik, memberikan nilai tambah berupa himpunan pengetahuan kolektif yang memiliki cakupan luas. Passionate yang digerakkan visi misi preusan menjadikan mengalirnya arus sinergi dan energi positif dalam setiap penyelesaian proyek (bersambung).

5 thoughts on “Pelajaran Kreativitas dari IDEO (1)

  1. Gw coba visualisasi teknik desain ideo pada hal browsing internet di komputer

    1. memahami pasar
    Gw pengen browsing dengan mudah dan tidak ribet

    2. mengamati
    Gw suka susah kalo lg mainkan mouse, trus harus pencet shift+key lain pada keyboard
    Mungkin g meletakkan tombol shift di tempat lain?

    3. visualisasi konsep baru
    Menambah tombol shift pada mouse atau membuat ekstensi tombol shift yang bisa ditekan dengan jempol kaki

    4.mengevaluasi dan menyempurnakan prototype
    Mencari letak ideal tombol shift pada mouse

    5.menerapkan konsep baru
    Membuat mouse yang dilengkapi tombol shift di bagian samping

  2. LAPTOP DOUBLE SCREEN

    Ini kasus kedua. Klo saya lagi ngetik SOP di laptop, trus harus browsing jg untuk mencari data pendukung buat SOP tersebut, gimana desain laptop menurut IDEO?

    1. memahami pasar
    Gw pengen layar (screen) bisa dibagi 2, untuk ngetik dan untuk browsing

    2. mengamati
    Bila ukuran layar seperti biasa, gw suka kesulitan baca, terutama bila saya harus browsing banyak situs secara bersamaan. Jadi harus laptop harus double screen atau screennya panjang banget sehingga cukup lebar untuk dibagi dua.

    3. visualisasi konsep baru
    Menambahkan layar kedua pada laptop dengan sistem lipat ataupun sliding, sehingga gw bisa ngetik di satu layar dan browsing di layar yang lain.

    4.mengevaluasi dan menyempurnakan prototype
    Mencari posisi paling ergonomis untuk meletakkan layar kedua.

    5.menerapkan konsep baru
    Membuat laptop dengan dua layar Laptop ini diperuntukkan bagi user yang sering browsing intenet untuk mencari data dan menyimpan data.

    Horeeee! Skrg gw bisa browsing data dengan nyaman saat ngetik!!!

  3. Laptop dual screennya saya setuju mas….idenya dapat memberikan nilai lebih dari sebuah note book, mengakomodir aktifitas mengetik dengan browsing pada satu tampilan yang user friendly..cara berpikirnya sudah cocok untuk seorang desain produk nih mas Undil🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s