Selamat Datang di Era Komputasi Tanpa Batas



Pernah tidak mengalami kejadian seperti ini : “Pak, tolong laporan untuk bulan ini bisa dikirimkan lewat e-mail ya”.
“eh tahu alamat ini gak ?” ada seseorang bertanya kepada temannya, dengan santai temannya langsung jawab “aku gak tahu tapi bisa kita cari di google, hapeku bisa GPRS koq ”, sambil mengeluarkan phonecell nya, beberapa menit kemudian letak alamat yang ditanyakan muncul di layar phone cellnya.
“Mohon script dan logo yang harus dicetak segera dikirimkan, sudah masuk deadline !”, ….”Waduh lupa, aku kirim sekarang ya, kebetulan sedang di coffe shop dan ada hot spotnya”, selanjutnya dalam hitungan beberapa menit script dan logo sudah terkirim ke client via e-mail.

………………..
Mungkin kejadian diatas cukup familiar bagi kita, dan mungkin hanya sebagian kecil dari ilustrasi keseharian yang melibatkan penggunaan komputer dan aplikasinya. Memang pada jaman sekarang penggunaan komputer sudah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Komputer yang dimaksud disini tidak hanya PC ataupun komputer notebook tapi juga phone cell, smartphone, digital organizer atau PDA (Pocket Digital Assistant). Dengan harga yang makin lama makin menurun maka daya beli masyarakat terhadap komputer makin tinggi. Walaupun mungkin di Indonesia keadaan ini tidak berlaku dipelosok daerah, tapi setidaknya “aware” masyarakat terhadap penggunaan komputer dan peralatan komunikasi makin tinggi. Contoh fenomenal adalah tingkat penggunaan phone cell yang cukup tinggi di Indonesia, mulai dari kalangan pebisnis sampai anak SD.

Komputer, alat telekomunikasi, teknologi informasi telah memberikan perubahan terhadap perilaku masyarakat (di Indonesia terutama didaerah perkotaan) dalam berinteraksi dan bekerja. Sejak berkembangnya internet di akhir dekade 90-an makin memberikan percepatan terhadap penggunaan komputer. Dengan adanya jaringan internet dan komputer, la Voila jadilah suatu jaringan koneksi dari sekian juta bahkan bisa jadi milyaran komputer diseluruh dunia. Interaksi yang intens dalam jagat dunia maya menghasilkan jejaring sosial. Bahkan sekarang jenis web yang baru ada terkenal dengan sebutan Web 2.0.

Maka muncullah e-Commerce, e-Learning, e-Bussines, e-Government, Web 2.0, Blogsphere, yang menunjukkan istilah banyak aktifitas yang dapat didukung atau dilakukan melalui computer dan internet. Dan memberikan hasil yang mencengangkan karena mampu menghasilkan efisiensi dan efektifitas tinggi (tentunya dengan teknologi yang tepat). VoIP merupakan alternative teknologi komunikasi yang murah dengan menggunakan internet protocol. Banyak muncul perusahaan-perusahaan internet atau dikenal perusahaan dotcom, seperti Google, eBay, Amazon.com, Yahoo.com, detik.com, YouTube, Google, FaceBook mampu membukukan keuntungan melebihi perusahaan konvensional yang sudah mapan,walau akhirnya perusahaan .com tersebut banyak yang bangkrut saat “bubble dotcom” terjadi.

Meningkatnya teknologi komputer dan teknologi informasi menjadikan aplikasi-aplikasi computer dan internet sudah banyak digunakan sebagai alat untuk bekerja. Software pengolah kata seperti Microsoft Office atau Open Office dan program dokumen Adobe menjadikan mulai diaplikasikannya konsep bekerja “paperless”. Semua data dan dokumen dapat dibuat dalam bentuk digital. E-mail sudah banyak diaplikasikan secara luas hampir menggantikan surat konvensional dalam dunia kerja. Komunikasi dan saling bertukar data dengan menggunakan e-mail sekarang sudah menjadi hal yang umum. Singkat kata pemanfaatan computer dan aplikasinya sudah banyak digunakan dalam berbagai bidang. Pengunaan computer tersebut dipercaya akan memudahkan pekerjaan, karena pekerjaan dapat diselesaikan secara mudah dan efisien.
Dalam dunia telekomunikasi seiring dengan meningkatnya teknologi komputasi dan elektronik, mulai mengawinkan teknologi komunikasi dengan komputasi. Phone cell yang semula hanya menjadi alat komunikasi, transfer suara dan teks (sms) bertransformasi menjadi alat akses informasi yang lebih komprehensif. Teknologi GPRS (global packet radio service), EDGE, HSDPA menjadika phone cell dapat digunakan untuk proses komputasi lebih “canggih”. Akses internet, video calling, video streaming, e-mail dapat dilakukan melalui phone cell yang mendukung akses data kecepatan tinggi (istilah bekennya 3G dan 3,5G). Bahkan pada beberapa jenis phone cell selain memiliki kemampuan akses data kecepatan tinggi juga dibekali sistem operasi seperti layaknya komputer desktop, jadilah perangkat phone cell yang memiliki program untuk organizer secara komplit, pengolah kata dan spread sheet, menampilkan dokumen, akses e-mail. Perangkat ini biasanya dikenal dengan smart phone ; Communicator & seri E dari NOKIA, Sony Ericsson seri P & seri M, Black Berry, Palm TREO merupakan salah satu jenis smartphone yang terkenal. Fungsi smartphone ini sendiri sebagai device pelengkap untuk yang membutuhkan perangkat bekerja yang bisa mobile dan praktis. Semboyan gadget yang mendukung aktifitas mobile;  Office and Entertainment In Your Pocket.

Teknologi konektifitas internet pun mengalami perkembangan yang pesat. Jumlah warnet yang menjamur di kota besar dan kecil, penyedia jasa ISP pun mulai bermunculan dengan program-program masing-masing. Infrastruktur Wifi (wireless fidelity) pun mulai banyak bertebaran dikota-kota, sehingga memudahkan akses internet bergerak (mobile) dengan kecepatan tinggi, tanpa terbatas ruang dan waktu. Sehingga tidak aneh budaya sekarang, banyak orang-orang asyik berinternet ria dengan notebook, PDA, atau Smartphone ditempat umum dengan memanfaatkan konektifitas Wifi. Budaya komputasi secara mobile sudah merupakan budaya hidu dan budaya kerja masyarakat sekarang. Batasan tempat dan waktu seakan bukan menjadi kendala untuk saling berinteraksi dan bekerja.

Teknologi hanyalah suatu bentuk sarana dan alat bagi manusia. Yang lebih utama adalah factor manusia sebagai penggunanya. Begitu juga untuk era komputasi tanpa batas, era komputasi yang bisa dilakukan secara luas tanpa terbatas waktu dan tempat. Kemudahan penggunaan komputasi dan akses data akan memberikan kelebihan selain akan muncul dampak jeleknya. Sisi positif, peluang untuk lebih produktif, beraktifitas secara efektif dan efisien. Sisi negatifnya adalah isu keamanan, pornografi serta mengurangi interaksi sosial, tergantikan oleh sosialisasi secara virtual melalui jejaring sosial lewat internet.

Bagaimanapun pilihan ada ditangan kita, yang jelas dengan adanya teknologi komputasi memberikan kesempatan kita untuk berkreasi dan menciptakan karya yang lebih baik. Selamat datang di era komputasi tanpa batas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s