Boikot produk Amerika-Yahudi


BOIKOT PRODUK-PRODUK AMERIKA & YAHUDI….SEBAGAI BAGIAN EMPATI KITA KEPADA SAUDARA_SAUDARA MUSLIM DI PALESTINA

15 thoughts on “Boikot produk Amerika-Yahudi

  1. Ass. Wr. Wb.

    Nggak usah minum yg namanya cocacola dan saudaranya, mendingan minum air putih lebih sehat atau jus buah lebih segar dan bervitamin. Nggak usah makan di Mac D dan teman-2nya,mendingan makan di warteg, rm padang, baso lewat lebih murah, sehat dan mensejahterakan bangsa sendiri. Nggak usah nimbun-2 dollar, atau transaksi dengan dollar pake saja rupiah agar AS makin miskin akibat krisis global. Nggak usah pake produk amerika dan konco-2nya. Mendigan pake produk dalam negeri, kalo nggak bisa pake produk eropa atau jepang atau korea/china.

  2. Walaikumsalam Wr Wb,

    betul setuju Pak🙂 lebih baik kita mengkonsumsi produk dalam negeri selain memberikan nilai lebih buat bangsa sendiri, umat islam juga lebih sehat, lebih terjaga & halal

    dalam iklim dunia sekarang memang umat memerlukan kesadaran lebih dalam mengkonsumsi tidak hanya untuk mengejar gengsi atau enak semata tapi lebih dari itu, mengkonsumsi barang sesuai dengan kebaikan dan menghindari keuntungan lari ke pihak yang menggunakan profit untuk menghancurkan Umat Islam

    Be a Smart Consumen *_*

    terimakasih commentnya
    wassalam

  3. Assalamualaikum wr.wb,
    Mas kalau bikin statement mbok yang cerdas.
    Boikot produk amerika ? Mulailah dari anda sendiri dengan mematikan komputer anda sekarang karena internet produk amerika, prosesor intel dan amd produk amerika, os windows produk amerika, search engine yahoo, Google, you tube, face book, frenster produk amerika. Jangan naik pesawat terbang karena sebagian besar pesawat kita buatan boeing produk amerika. Jangan naik kapal laut karena alat navigasi GPS untuk pelayaran produk amerika.Jangan naik KA karena lokomotifnya buatan general elektrik. Tahu dan tempe yang kita makan kedelainya impor dari amerika. Terigu untuk roti, gandumnya impor dari amerika.Celana jeans yang mungkin anda pakai asalnya dari mana ? amerika.
    Terus kalau mc d, coca cola, kfc yang pegawainya semua orang indonesia tutup, anda siap menampung mereka ?.
    Realistislah mas. Belum kalau amerika balas memboikot dan menekan negara-negara mitra dagangnya kayak Jepang, Korea, China supaya memboikot kita juga siapa yang lebih rugi ? Indonesia.
    Sadarlah Indonesia tidak lebih dari negara miskin.
    Saat ini yang bisa mengimbangi perekonomian amerika hanya 2 bangsa yaitu Cina dan Jepang tapi apakah mereka mau kita ajak memboikot produk amerika ?.
    Atau kita hanya mau boikot sebagian produk amerika ? kalau gitu kita kayak amerika dong pake standar ganda.
    Jadi teringat anak muda yang demo boikot produk amerika pidato diatas jeep dan pake celana jeans.

    Wassalam,

  4. Waalaykumsalam Wr Wb,

    @Kang Ade,

    terimakasih atas komentar dan pencerahannya. Yang Kang Ade sampaikan ada betulnya juga. Maaf jika ajakan postingnya “kurang cerdas”😛.

    Tapi saya pribadi punya pendapat sendiri.

    1. Amerika bukan Tuhan sehingga tidak selayaknya kita terlalu bergantung kepada mereka, memang mereka mendominasi dalam banyak bidang. Tapi menempatkan bangsa sebagai posisi konsumen terus menerus adalah tidak bijak. Walaupun kita negara (masih) miskin jika kita solid dan mau bekerja keras kita bisa mandiri tidak terlalu bergantung US dkk. Contoh Jepang, India (saat Mahatma Gandhi). Sebagai bangsa kita harus yakin akan kekuatan kita sendiri termasuk dalam bidang ekonomi. Kekayaan alam, sdm yang bagus dapat diolah untuk menghasilkan produk dan jasa yang bisa menghasilkan pekerjaan dan devisa. Konsumen tidak hanya US banyak negara-negara lain yang bisa kita bidik sebagai konsumen atau kerjasama. Akhir 2008, US yang katanya adidaya dan superior ternyata bisa kolaps juga akibat sistem ekonomi Kapitalisnya.

    2. Kang Ade pernah baca aliran keuntungan produk-produk US-Zionis larinya kemana ?. US memberikan bantuan kepada Zionis Israel PULUHAN MILIAR DOLLAR setiap tahunnya (berkat lobi-lobi Israel, Israel adalah negara paling besar yang mendapatkan bantuan US walaupun bantuan itu tidak memberikan keuntungan buat US). Jika dirunut keuntungan dari produk-produk Zionis larinya menjadi peluru, bom, roket yang digunakan untuk MEMBANTAI penduduk di Palestina…………..

    3. US menghegemoni memang, kita umat Islam sebagai pihak yang “lemah”..mungkin,
    tapi setidaknya kita bisa berkontribusi memberikan dukungan untuk saudara2 di Palestina. STOP mengkonsumsi produk-produk Zionis-US ; Coca Cola, McD, Starbuck, Sara Lee (sisanya bisa cek di internet) saya pikir masih banyak pilihan barang lain dengan kualitas yang tidak kalah dan harga yang lebih murah ( di Timur Tengah ada feomena Zamzam Cola). Jeans kita bisa cari produk dalam negeri. Tidak usah takut jika McD, Coca Cola bangkrut tidak usah terlalu paranoid banyak peluang investor lain yang bisa mnegisi kekosongan (Ingat US bukan Tuhan).

    4. Untuk produk teknologi tinggi yang Kang Ade sebutkan: Google, facebook, PC IBM, Prosesor INtel, Nokia, saya pribadi berpendapat sah-sah saja kita gunakan teknologi tersebut untuk kepentingan mendukung perjuangan Palestina. Zionis sampai bikin channel tersendiri di Youtube, masa kita kalah. Dengan Google kita bisa mencari informasi-informasi yang objektif, dengan Facebook kita bisa bikin jejaring sosial, solidaritas pengalanngan dana & dukungan. Dengan Weblog (blog) kita bisa buat opini-opini objektif mengimbangi opini buatan antek2 Zionis.
    War is about strategy.
    Saran saya kita tidak usah terlalu kaku sehingga melupakan prinsip dan terlalu melihat hal2 yang tidak esensial.

    Saya yakin Kang Ade sendiri mendukung dan simpati terhadap Rakyat Palestina yang tertindas. Bukankah sebagai muslim kita adalah saudara ?.

    Wassalam

    Peace & respect

  5. Sebenarnya kalo orang gak makan ayam di restoran U.S., mereka tetap akan makan ayam juga, tapi di resto asli Indonesia. Jadi gak perlu takut hilangnya lapangan kerja. Hanya soal pindah tempat makan saja.

    Boikot sebagian produk U.S. juga akan punya dampak politis. Perusahaan multinasional sangat mementingkan image perusahaan. Pengaitan produk mereka dengan “Aktifitas Pembantaian Umat Manusia” akan mengganggu image mereka di mata konsumen. Hal itu bukan tidak mungkin berakibat mereka akan menekan pemerintah U.S. untuk menghentikan keganasan serdadu Israel. Jadi boikot walaupun hanya parsial bukanlah tindakan sia-sia.

  6. Assalamulaikum wr.wb.,
    Terima kasih atas tanggapan moderator yth.
    Bukannya saya membela amerika ,maksud saya kita harus realistis.
    1. Betul mas apabila kita ingin kuat maka kita harus madiri. Tapi dalam konteks globalisasi sekarang batas-batas antara negara produsen dan konsumen itu makin pudar. Karena ketergantungan ekonomi antar negara semakin kuat.
    Contoh :
    Nike, KFC, MC D dan Coca Cola di Indonesia bukan produk US mereka hanya franchise saja hampir 100 persen local content, artinya bahan bakunya semua dari dalam negeri kalau mereka tutup bagaimana dengan para pemasok termasuk petani dan karyawannya Sampai sekarang ledakan pengangguran saja belum bisa diatasi oleh pemerintah, apa kita mau menambah pengangguran baru ?.
    Belum lagi kalau kedelai dari amerika bahan baku tahu dan tempe kita boikot juga bagaimana nasib penjual gorengan dan keluarganya ?.
    Pada intinya menurut hemat saya boikot lebih merugikan kita.
    2. investor terbesar Citibank di amerika adalah Pangeran Waleed dari arab saudi dan masih banyak investasi negara-negara arab termasuk libya di perusahaan-perusahaan besar di amerika.
    Menurut pendapat saya urusan boikot memboikot ini kurang relevan dalam era globalisasi sekarang dan hanya membuat negara kita semakin terisolasi.
    Jalan yang lebih cerdik dari pada boikot memboikot menurut saya adalah :
    1. membenahi kondisi kita sendiri dahulu (kita masih juara dalam soal KKN).
    2. perbaikan sistim pendidikan sehingga menghasilkan generasi yang unggul dalam penguasaan teknologi. Karena pertarungan di masa depan adalah di bidang teknologi siapa yang menguasai teknologi dialah pemenangnya.
    Cina, India dan Jepang ,memgirimkan ratusan ribu mahasiswanya ke Amerika dan Eropa untuk menyerap teknologi dari negara-negara tersebut dan setelah selesai kembali ke negaranya untuk memajukan perekonomian negara mereka.
    Mohon maaf kalau ada kata-kata saya yang kurang berkenan. Ini hanya pendapat saya pribadi.
    Wassalamulaikum wr.wb.

  7. Daftar produk amerika/yhd masih panjang : kapas untuk bahan baku textile(jangan pakai baju) , farmasi/obat2an dan peralatan rumah sakit(tidak boleh sakit), turbin/generator PLN (jangan pakai listrik), kilang minyak (jangan pakai minyak /naik kuda saja),alat berat konstruksi ( jangan pk jalan raya&jembatan),jaringan infrastruktur telekomunikasi/satelit(jangan pakai telepon/fax/internet),hardware&software computer (buang computer/bank langsung colapse),senjata TNI/senapan/meriam/helikopter/rudal/pswt tempur/kapal (ganti bambu runcing),mesin2pabrik baja/semen/pemintalan/plastik/kertas/karet (kembali ke zaman batu saja),peswt terbang/kapal/KA/industri mobil(ganti dng perahu dayung/rakit&pedati). Dengan begitu ada suku yang sudah memboikot tapi tidak teriak2 , yaitu :suku badui dalam di Banten , suku2 di pedalaman Kalimantan,Papua& Sumatra .Jadi boikot bukan solusi Mas , kalau mau menang dlm persaingan Global ya 230juta rakyat harus mau KERJA KERAS , BELAJAR KERAS , KUASAI & CINTAI SCIENCE & TEKNOLOGI , PASTI MENANG .

    1. @mas Adi, Gak segitunya kalee mas🙂

      ajakan boikot merupakan bukti perlawanan, kurangi atau hilangkan konsumsi produk-produk yang memberikan keuntungan buat Zionis dan itu artinya tidak sampai kita harus meninggalkan teknologi yang ada. Boikot memang bukan satu-satunya perlawanan tapi merupakan sebagian bentuk perlawanan terhadap hegemoni mereka. Kita tentu tidak rela jika mengkonsumsi suatu barang yang keuntungannya akan digunakan mendanai militer Zionis Laknatullah ? …..

      Sisanya, saya sependapat umat Islam harus selalu senantiasa meningkatkan kemampuannya dalam berbagai bidang termasuk memperkuat aqidah agar Izzah Islam terjaga.

      Salam

  8. Standard ganda, sama saja, berarti anda tidak memboikot barang yang masih anda perlukan.
    Mulai dari yang kecil deh. Prosesor, hp atau barang barang anda yang laen (whatever) itu produk yahudi/amerika juga kan. Tak tahukah anda bahwa uang yang anda keluarkan itu dipakai untuk menyerang filistin?
    seharusnya anda jijik masih memiliki itu semua, buang aja deh…

  9. Bangsa yahudi tdk pernah mengkonsumsi produk yg mereka jual, terutama makanan dan minuman, sebagai contoh danone aqua atau pasta gigi yg mengandung flouride, dlm jangka waktu sekian tahun dpt merusak jaringan tubuh tetutama otak, mangkanya bangsa yahudi lebih pintar dari bangsa lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s