Sinergi dalam keaneka ragaman


complete_vertical_axis_gear_end_smlMembaca dan menelaah perjuangan Rasulullah SAW beserta para sahabat beliau dalam menegakkan Dienul Islam, ada satu hal yang membuat saya tertarik. Sinergi dalam keaneka ragaman karakter dan sifat.

Rasulullah SAW memiliki para sahabat dengan latar belakang sosial, etnis serta karakter yang berbeda-beda. Sebut saja Hamzah r.a,serta Khalid bin Walid r.a ahli ilmu keprajuritan, Bilal bin Rabbah mantan budak bersuku Habsy (sekarang Ethiopia), Umar bin Khattab r.a sahabat dengan karakter kuat dan tegas, Abu Bakar Ash Sidiq r.a sahabat yang bersifat lemah lembut, Ali bin Abi Thalib r.a dengan keilmuan yang sangat mumpuni, Abu Dzar AlGhiffar r.a dengan keberanian dalam mengkoreksi kesalahan, Ustman bin Affan r.a serta Abdurrahman bin Auf r.a yang sangat dermawan, dan para sahabat lainnya yang masing-masing memiliki keunikan tersendiri.

Satu hal yang penulis dapatkan dari membaca serta menelaah sejarah Siroh Rasulullah SAW, adalah bagaimana potensi sahabat-sahabat yang berbeda-beda ini bersinergi membentuk suatu kekuatan umat Islam terbaik. Kekuatan yang mampu membentuk suatu model masyarakat ideal berdasarkan tuntunan Al Qur’an serta menjadi duta Islam.

Bagaikan pasir, batu bata, semen, kayu, genteng,batu ditangan seorang ahli bangunan yang mahir, semua komponen tersebut dapat digabungkan membentuk bangunan yang kokoh. Mungkin seperti itulah analogi proses sinergi yang dilakukan Rasulullah SAW bersama para sahabatnya dalam berjuang. Keimanan yang kuat,Tauhid yang lurus berdasarkan wahyu Al Qur’an merupakan resep utama bagaimana Rasulullah SAW bersama para sahabatnya mampu bersinergi dalam jamaah yang solid serta kuat, bagaikan bangunan yang kokoh. Masing-masing potensi yang terkandung dalam diri setiap orang keluar untuk bersinergi membentuk barisan Umat Islam yang kokoh. Bukan saling menonjolkan kelebihan diri tapi saling berkolaborasi secara harmonis antara satu dan yang lainnya.

Rasulullah SAW dengan ahlak beliau yang tinggi dan bimbingan wahyu mampu menampilkan suatu proses kepemimpinan yang sangat luar biasa dalam mensinergiskan potensi-potensi sahabat dan umat.

Kecintaan pada Allah dan Rasul-Nya, saling mencintai antara sesama mukmin, cita-cita untuk hidup mulia atau mati syahid terpatri kuat dalam jiwa setiap sahabat Rasulullah SAW. Maka hasil dari sinergi tersebut melahirkan suatu kekuatan dan prestasi umat Islam mulai dari periode awal dakwah di kota Mekah, hijrah ke Madinah, perang Badar, perang Uhud, Perang Ahzab (khandaq) sampai akhirnya futuh Mekah. Sehingga pantas kiranya gelar “Khoirul Ummat”..umat yang terbaik disematkan kepada generasi sahabat Rasullullah SAW.

Bagaimana dengan realita Umat Islam saat ini ? …..

Jika boleh berpendapat, masih jauh dari yang dicontohkan Rasulullah SAW. Kekuatan Umat Islam masih terkotak-kotak serta masih digerogoti sifat persatuan yang lemah. Masih banyak segolongan tokoh islam yang mengejar kepentingan kelompoknya semata, kalau perlu menempuh cara-cara yang batil. Termasuk juga di Indonesia. Sebagai negara dengan populasi Muslim terbanyak didunia, dalam tataran kualitas Umat Islam belum muncul sebagai sosok Umat yang tangguh, berwibawa serta membawa kebaikan bagi seluruh alam. Sungguh ironi melihatnya. Padahal jika dilihat potensi Umat Islam subhanallah tidak terkirakan kuat dan besarnya. Mulai dari populasi yang besar, kekayaan alam serta tataran keilmuan masyarakatnya. Tapi walaupun kenyataannya masih seperti ini pantang bagi kita untuk pesimis. Mensinergikan Umat Islam untuk bangkit bukanlah utopia yang melangit, tapi suatu hal yang bisa kita lakukan.

Mari kita bersatu padu menggalang ukhuwah dan bersinergi seperti layaknya para sahabat Rasul untuk kemuliaan Islam. Tepiskan arogansi dan ego individu demi tercapainya kebangkitan Islam.

Allahu Akbar !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s