Perjalanan ide-ide strategi dalam bisnis


Beberapa metode manajemen yang paling lama bertahan dan diterapkan pada masa-masa sulit ketika perusahaan-perusahaan memerlukan cara-cara baru untukmengelola biaya dan tumbuh. Mulai dari konsep manufaktur pertama kali diterapkan sampai metode kolaborasi dan inovasi bersama.
Illinois-gear_collectionBerikut adalah rangkuman beberapa ide terbaik selama 100 tahun terakhir.

1. Tahun 1910 Lini perakitan, studi kasus mobil tipe T buatan Ford, Henry Ford meniru sistem trol di atas konveyor seperti yang dibuat dalam industri bir dan rumah jagal. Dengan melakukan inovasi ini Ford berhasil meningkatkan produksi tahunan dari 78000 unit pada tahun 1910 menjadi 2000000 unit pada tahun 1920-an.

2. Tahun 1920 Segmentasi pasar, studi kasus CEO GM, saat itu Alfred Sloan mengelola manufaktur mobil melalui “divisi-divisi” yang dipantau secara longgar. Divisi-divisi tersebut bagaikan perusahaan-perusahaan kecil dengan Sloan sebagai pimpinan. Model tersebut menjadi dasar korporasi masa kini.

3. Tahun 1931 Manajemen merek, Procter and Gambler memiliki kekuatan strategi pemasaran produk-produk mereka kepada berbagai jenis demografi yang berbeda. Produk mereka yang paling utama saat itu adalah sabun. Selanjutnya P&G membentuk manajemen merek, sebuah struktur operasional yng membuat manajer individual bertanggung jawab terhadap kesuksesan setiap merek. Strategi ini masih tetap dipakai dan digunakan oleh perusahaan-perusahaan sekarang terutama yang bergerak dalam bidang Consumer Good.

4. Tahun 1943 Skunk Works, Untuk mempercepat proses pembuatan pesawat yang diperlukan untuk keperluan Perang Dunia ke II, hanya 143 hari. Lockheed membentuk organisasi bernama Skunk Works, yang memakai grup-grup kecil dan pendanaan canggih dengan interverensi minim dari induk perusahaan. Dipercaya tim-tim ini bisa memberikan kinerja yang lebih efektif dan efisien. Dimasa kini Google, HP, IDEO menerapkan sebagian konsep tersebut untuk menelurkan inovasi dan kekuatan kompetitif.

5. Tahun 1950 Manufaktur Ramping, Toyota memberikan status kepegawaian seumur hidup kepada para pegawainya. Manajer Toyota mengembangkan berbagai cara untuk meningkatkan efisiensi tanpa memangkas pekerjaan. Outputnya menghasilkan apa yang dikenal dengan “Pull Production” dan “Total Quality Control”.

6. Tahun 1967 Perencanaan Skenario, melakukan perkiraan-perkiraan terhadap kejadian yang mungkin berlangsung kedepannya untuk selanjutnya dikembangkan strategi-strategi khusus untuk menanganinya. Shell adalah perusahaan pertama yang melakukan perencanaan scenario pada tahun 1967 yang selanjutnya dapat membantunya menavigasi kejutan minyak tahun 1970-an.

7. Tahun 1973 Tinjauan 360 derajat, mendapatkan umpan balik dari rekan-rekan selevel, manajer ataupun bawahan bukanlah hal yang menyenangkan bagi segolongan orang dalam sebuah korporasi. Tapi ketika perusahaan-perusahaan memulai untuk melaksanakan ini dipandang hal itu merupakan sebuah lompatan kedepan. Perusahaan pertama yang melakukan hal ini adalah DuPont. Dalam konteks kekinian perusahaan-perusahaan muda Web 2.0 mulai menerapkan ini, birokrasi korporasi dibuat sefleksibel mungkin sehingga setiap elemen perusahaan bisa melakukan sharing umpan balik yang positif.

8. Tahun 1987 Six Sigma, suatu proses manajemen yang dirancang untuk mengurangi kesalahan dan meningkatkan efisiensi. Diciptakan oleh Motorola. Tapi icon yang paling identik dengan penerapan Six Sigma adalah General Electric.

9. Tahun 1989 Outsorcing (alih kerja), praktik alih kerja menggunakan teknologi dan layanan dari luar sebetulnya sudah dikenal sejak tahun 1960-an tapi alih kerja baru berkembang pesat setelah tahun 1989. IBM mendapatkan kesepakatan untuk mengelola pemrosesan data Kodak. Pada 1990-an dari banyak pekerjaan tersebut berpindah keluar Amerika Serkat.

10. Tahun 1990 Reengineering, tren yang secara teknis bisa didefinisikan sebagai pemikiran ulang proses secara radikal. Perusahaan-perusahaan otomotif Jepang unggul dengan melakukan Reengineering diimbangi dengan metode perbaikan mereka yang terus menerus yang disebut sebagai “Kaizen”.

11. Tahun 2000 Inovasi Terbuka, perusahaan-perusahaan mulai beralih menciptakan produk-produk lisensi mereka membeli atau melisensi temuan, berkolaborasi dengan perusahaan dan pelanggan. Inovasi merupakan proyek kolaborasi banyak perusahaan bisa perusahaan besar ataupun perusahaan kecil. Bahkan bisa jadi perusahaan yang berkolborasi tersebut adalah saingan dalam bisnis yang sama. Di era sebelumnya inovasi bisa jadi mengalir dari Negara-negara maju ke Negara-negara miskin, sekarang bisa saja sebaliknya.

Tahun 2009 strategi jitu apa yang layak diterapkan pada perusahaan-perusahaan dengan iklim bisnis yang masih dibayang-bayangi krisis ?. Dengan budaya yang makin berkembang, faktor demografi, teknologi serta kebisaan budaya kerja yang lebih mobile tentunya akan membentuk suatu strategi baru perusahaan dalam mengarungi persaingan bisnis.

Diadopsi dari tulisan Jena Mcgregor Businessweek April 2009,

One thought on “Perjalanan ide-ide strategi dalam bisnis

  1. Assalamualaikum Ustadz Wage Indrya Nugraha S.Si
    Gimana kabarna, kayaknya makin sibuk aja yee!

    BTW DKM Annur ada program baru apalagi nee..?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s