“Passionate”


Diawal pendirian Google tahun 1998-1999 duo pendiri Google, Sergey Brin dan Larry Page tidak pernah memimpikan akan membangun perusahaan teknologi miliaran dollar. Mereka berdua hanya bekerja keras untuk membuat “search-engine” yang lebih baik, dan mereka merasa senang dan antusias dalam membangun Google dari garasi rumah. Semangat dan rasa antusias duo pendiri ini seakan menjadi “DNA” perusahaan sampai sekarang. Dengan moto Don’t be Evil mereka dan Google bertekad bekerja dengan penuh passion untuk menghasilkan teknologi2 yang memudahkan para pengguna. Uniknya teknologi produk Google umumnya gratis. Mereka berpikir jika produk mereka bagus dan disukai orang-orang, maka keuntungan akan datang mengikuti. Dan selama ini Google telah bertransformasi tidak hanya sebagai raksasa mesin pencari tapi juga menjadi perusahaan internet yang unggul. Gmail, Google News, Google Earth, Google Map, Picassa adalah salah satu produk Google yang berhasil.

Room to Read, sebuah organisasi nirlaba yang membangun perpustakaan, sekolah serta menyediakan beasiswa bagi siswa-siswi negara miskin, dibangun oleh John Wood, mantan eksekutif Microsoft Corporation (baca memoar: Leaving Microsoft to Change The World). John Wood memutuskan banting setir, hengkang dari Micrsoft saat karir di Microsoftnya sedang bersinar, beralih menjadi CEO proyek nirlaba yang jauh dari gelimang harta dan popularitas. Dalam memoarnya Wood menuliskan “orientasi hidup saya telah berubah, pekerjaan di Microsoft tidak membuat saya menjadi bersemangat, proyek kecil mengirimkan buku-buku ke Nepal jauh lebih membuat saya merasa antusias”.

Ada sebuah kisah tentang dua orang tukang batu yang sedang membuat mesjid; saat ditanya tentang apa pekerjaannya, tukang batu pertama mengatakan : “Saya sedang memecahkan batu dan menyusunnya agar jadi bangunan”. Sedangkan tukang batu yang kedua menjawab: “Saya sedang bekerja ikut membangun sebuah mesjid, yang nantinya akan menjadi tempat beribadah masyarakat negeri ini”.Dari tiga cerita diatas mungkin pesan moral yang dapat diambil adalah “passionate”, semangat dan rasa antusias merupakan, salah satu modal untuk dapat menghasilkan pekerjaan “besar” yang menghasilkan manfaat bagi banyak orang. Semangat dan antusias dalam beraktifitas dalam semua bidang akan mengeluarkan potensi terbaik masing-masing orang. Walaupun mungkin perlu energi dan proses untuk membangun, membangkitkan serta menjaga “passionate” agar tetap membara.

Selamat beraktifitas dengan penuh semangat dan antusias. Beraktifitas dan bekerja untuk memberikan kebaikan dan kemaslahatan bagi semua, tidak hanya sebatas pencapaian materi.

One thought on ““Passionate”

  1. Mas Wage Nugraha, saya Tyas, mahasiswa Jurnalistik Fikom Unpad.
    Saya dapet link blog ini dari validasi.wordpress.com
    Mas, kalau boleh, saya pengen wawancara Mas seputar pendapat Mas tentang blog yang juga termasuk ke dalam citizen journalism.

    Kalo bisa sih hari Selasa sampai Kamis (20-22 Oktober 2009), bisanya yang mana? Hehe, ini buat tugas. Mungkin bisa dibales via email elisabetyas@yahoo.com atau ke blog saya. Nuhun.

    Salam kenal,
    Tyas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s