Pertarungan seru di pasar “Smart Phone”


Sebagai pengamat dan penyuka gadget amatir seru juga mengamati perkembangan dan pertarungan seru di pasaran phone cell terutama pasar smart phone. Berbagai vendor ramai-ramai terjun kedalam pasar yang di nilai berrgengsi dan menjanjikan ini. Harga yang di tawarkan pun mulai beragam mulai dari harga yang cukup ekonomis, sampai harga yang fantastis.

Kecenderungan para pengguna internet yang lebih banyak mengakses internet via perangkat mobile plus maraknya situs jejaring sosial dan teknologi web 2.0 turut mendongkrak daya tarik penggunaan “smart phone”.

Istilah smart phone biasanya ditujukan untuk hand set yang memiliki sistem operasi mobile, entah itu Palm, Windows Mobile, Symbian, Apple, RIM ataupun pendatang baru Android. Dengan adanya sistem operasi yang terpasang dalam handset tersebut menjadikan handset tsb memiliki kemampuan yang lebih menyerupai “komputer mobile”. Dapat melakukan fungsi lebih dari sekedar alat komunikasi. Umumnya smart phone memiliki kemampuan untuk akses data yang dapat diandalkan, seperti e-mail, browsing. Sebagai edit dan document viewer pun biasanya sudah dapat dilakukan smart phone, sehingga bisa mendukung aktifitas para pekerja karena bisa menggunakan peralatan phonecell nya untuk bekerja. Nilai tambahan lainnya smart phone dapat dipasang beragam aplikasi yang diperlukan para pengguna, sesuai dengan template sistem operasinya.

Nokia, Sony Ericsson telah lama dikenal sebagai vendor smartphone yang cukup dikenal, umumnya menggunakan sistem operasi Symbian. Naiknya pamor smart phone Blackberry prduksi Research in Motion (RiIM) serta masuknya iPhone buatan Apple, ternyata mampu merubah peta pasaran smartphone.

Walaupun mungkin dari segi kuantitas smartphone dengan OS Symbian masih memiliki kuantitas penyerapan pasar yang lebih besar, kehadiran Apple iPhone dan RIM Blackberry mampu mendefinisikan ulang fungsi dan kemampuan Smartphone. iPhone dengan teknologi layar sentuh “kontemporer” mampu memberikan rasa baru menggunakan sebuah smartphone. Tampilan grafis dan layar yang memukau didukung beragam aplikasi menarik menjadi daya tarilk menggunakan iPhone. Dan jangan lupa citra “keren” yang dimiliki setiap produk besutan Apple juga menular ke iPhone ini. Sehingga secara target konsumen iPhone kelihatannya tidak ditujukan untuk mass consumen tapi lebih menyasar segmen menengah ke atas dengan harga yang ditawarkan relatif lebih mahal.

Blackberry…siapa yang tidak kenal merek gadget yang fenomenal ini di Indonesia. Seiring dengan menjamurnya situs-situs jejaring sosial citra merek Blackberry pun terdongkrak. Awalnya lebih dikenal dengan perangakat komunikasi dan data bagi kalangan korporat, dengan fitur push email dan Blackberry service, smartphone ini mulai menyasar kalangan konsumen. Desain yang lebih modis, promosi tidak langsung dari para pesohor yang menggunakan Blackberry seperti Barack Obama turut mengungkit citra Blackberry sebagai suatu icon gaya hidup tidak hanya sebatas perangkat komunikasi dan bekerja. Hasilnya beberapa tahun ini Blackberry di Indonesia laku keras bak kacang goreng.

Google pun ternyata tertarik untuk bermain di pasar Smartphone. Google Android OS adalah sistem operasi untuk perangkat mobile berbasis open source. Kemampuan Google Android ini masih perlu pembuktian karena usia yang masih “hijau”. Tapi ternyata walaupun new comer para vendor smartphone sudah cukup banyak yang mengadopsi Google Android sebagai basis OS smartphone mereka. HTC, LG, Samsung, Motorola adalah vendor yang sudah melepas smartphone berbasis Google Android.

Sampai mana perkembangan teknologi di pasar smartphone? Kita amati saja yang jelas dengan ketatnya kompetisi para konsumen dapat diuntungkan. Harga smartphone kemungkinan akan menurun dengan kemampuan yang lebih mumpuni.

Kita lihat saja perkembangan-perkembangan berikutnya dari teknologi mobile.

(Tulisan ini diposting dengan menggunakan smartphone “jadul” ^_^ )

2 thoughts on “Pertarungan seru di pasar “Smart Phone”

  1. entah kenapa saya tidak begitu menikmati inet lewat smartphone, lebih suka dari PC atau laptop. minim-minim ya dari netbook.
    kurang puas dengan layar seukuran semut,😀

  2. salam kenal @PlasaBooks, terimakasih kunjungannya🙂

    iya sebetulnya saya juga sama, untuk masalah kenyamanan browsing internet via perangkat mobile kurang nyaman, tapi salah satu fungsi lainnya yang memberikan nilai tambah dari internet via mobile handset adalah e-mail, instant messaging. Tool inilah yang banyak digunakan untuk mendukung produktifitas dan mampu dilakukan disetiap tempat, asal sinyalnya kuat🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s