Material Karbon


Selain Keramik, Polimer dan Logam, Material Karbon merupakan salah satu jenis material yang cukup potensial penggunaannya untuk berbagai keperluan. Terutama dalam bidang rekayasa dan konstruksi.

Material Karbon yang digunakan disini biasanya allotrop dari makromolekul yang tersusun atas atom-atom karbon. Atom-atom karbon tersebut membentuk struktur molekul yang unik. Struktur ikatan kimia yang terbentuk memberikan kontribusi terhadap sifat-sifat unggul Material Karbon.

Dalam sains kimia, fungsi dan sifat sebuah material erat kaitannya dengan bagaimana struktur ikatan-ikatan kimia terbentuk.

Material karbon memiliki beberapa jenis allotrop (bentuk material yang berbeda struktur ikatan kimianya). Diantaranya : grafit, intan, black carbon, fullerene, carbon nano tube.

Grafit
Jenis material karbon yang terbentuk dari atom-atom karbon yang membentuk ikatan “sp2”. Satu atom karbon membentuk ikatan dengan 3atom karbon lainnya. Jika dilihat dalam skala mikroskopis Material Grafit ini terdiri atas lembaran-lembaran datar atom-atom karbon yang berikatan, biasanya disebut sebagai “graphene”. Graphene-graphene ini saling membentuk ikatan satu sama lain melalui ikatan lemah Van Der Waals. Sifat struktur ikatan dan interaksi dinamis antara “lembaran Graphene” menghasilakan sifat konduktifitas listrik yang besar serta sifat sebagai lubrikant (pelumas). Salah satu contoh Material Grafit yang paling kita kenal adalah mata pencil batangan yang berwarna abu-abu. Aplikasi di lapann Material Grafit ini berperan sebagai konduktor listrik yang baik, bahan untuk pelumas.

(Bersambung)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s