Kolaborasi-Sinergi: Less Ego And More We Go


Pengalaman pribadi selama bekerja atau sekolah, kerja tim memiliki kekuatan yang luar biasa, tentunya atas ijin Allah SWT🙂 .

Rasanya dengan kerja tim yang kompak dan solid target yang terasa berat pun alhamdulillah dapat dilalui dengan lancar. Sayangnya yang saya rasakan iklim pendidikan kita terutama tingkat sarjana lebih mengedepankan individualitas ketimbang kolaborasi kelompok. Kecuali bagi mereka yang aktif berorganisasi mereka akan mendapatkan kesempatan lebih untuk beraktifitas berkelompok.

Bekerja secara tim ataupun dalam sebuah organisasi/kelompok pun tidak mudah juga, diperlukan arahan serta kesamaan misi yang akan dicapai. Disinilah peran seorang pemimpin yang mutlak, sebagai “perekat”, memberikan visi yang jelas serta memantau aktifitas pekerjaan yang dilakukan. Selain perlu adanya pemimpin yang handal, sistem yang baik pun tidak bisa dikesampingkan. Sistem diperlukan agar aktifitas yang berjalan tidak selalu bergantung penuh kepada kehadiran orang atau pimpinan.

Jika pemimpin dan sistem sudah Ok maka budaya kelompok atau budaya tim perlu dibangun. Agar terbentuk buadaya tim yang positif, sinergis dan solid dalam berkolaborasi.

Hakikatnya bekerja dalam sebuah tim adalah memberdayakan potensi masing-masing individu, secara optimal dan terarah dalam mencapai suatu target bersama yang akan dicapai.

Terdengar mudah, padahal tidak. Harus diingat masing-masing individu adalah pribadi yang unik. Yang masing-masing memiliki karakter ataupun kepentingan pribadi. Maka tidak heran jika dalam sebuah komunitas terutama lingkungan kerja dikenal istilah “politik kantor”.

Istilah yang lebih banyak diartikan sebagai aktifitas “politik” didalam perusahaan agar dapat menggolkan kepentingan pribadi atau “kelompok kecil”. Sebetulnya pada kadar tertentu hal ini masih dalam kewajaran. Dimana ada sekelompok manusia pasti disana ada aktifitas berpolitik, dalam konteks untuk kepentingan bersama.

Tapi jika tingkat derajat “office politic” sudah berubah menjadi aktiiftas gontok-gontokan dan kontra produktif, maka hal tsb dapat merusak kesolidan team work dan target yang akan dicapai.

Maka akan lebih bijak kiranya jika masing-masing anggota tim mengetahui hak dan kewajiban serta target yang harus dicapai. Karena keberhasilan tim tentunya akan memberikan imbas posiif bagi kepentingan masing-masing individu. Jadi teringat slogan seorang trainer outbond, Team Work Is More We Go And Less Ego.

“just my two cents from WHO inspection”
Wage Indrya N (https://wagenugraha.wordpress.com)

One thought on “Kolaborasi-Sinergi: Less Ego And More We Go

  1. Judul yg bagus, pengalaman penulis memberikan makna yang mendalam. Benar bahwa kolaborasi yg sinergis akan memberikan motivasi dan dampak yang positip dalam pencapaian tujuan. Membangun Team work yg solid akan mengalami kendala pabila tidak ada kesamaa misi yang akan dicapai. Bravo, less ego & more we go …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s